PENERJEMAHJURNAL.COM

By Pro Translasi

  • Dengan 8 tahun pengalaman menerjemahkan sekitar 2,500 jurnal internasional, paper, prosiding dan abstrak
  • Dipercaya lebih dari 100 kampus dan puluhan koordinator jurnal
  • Harga terjangkau dan pembayaran di akhir
  • Hasil akurat, berkualitas dan 100% free revisi
  • Setiap jurnal dikerjakan 2 linguist berbeda (Translator dan Reviewer) untuk menjamin kualitas

REGULER

Di layanan ini, prosesnya dilakukan penerjemah profesional reguler

CERTIFIED

Proses dilakukan penerjemah profesional bersertifikat resmi

SWORN

Proses dilakukan penerjemah profesional tersumpah resmi

Database Jurnal Ilmiah Internasional

Selamat datang di website penerjemahjurnal.com by Pro Translasi. Website ini sepenuhnya dikelola oleh Tim Pro Translasi yang sudah berpengalaman lebih dari 8 tahun menyajikan layanan jasa translate jurnal atau jasa penerjemah jurnal kepada ribuan klien kami. Tim kami memberikan layanan bantuan kepada Anda yang membutuhkan jasa translate jurnal internasional, jasa penerjemah jurnal internasional, jasa translate jurnal kedokteran, jasa penerjemah jurnal, jasa translate abstrak, jasa translate prosiding, paper atau yang lainnya.

Sebagai panduan umum bagi anda yang membuat jurnal, paper, prosiding atau sejenisnya, mungkin tulisan ini bisa menjadi salah satu referensi.

I. Melakukan pengorganisasian paper atau jurnal.

Berikut adalah beberapa hal yang harus dilakukan sebelum mulai menulis, atau nantinya menghubungi jasa translate jurnal, jasa penerjemah jurnal, jasa translate jurnal internasional, jasa translate jurnal kedokteran untuk membantu dalam urusan penerjemahannya.

A. Menganalisis situasi — yaitu, masalah, solusi, dan audiens sasaran.

    1. Rumuskan tujuan paper atau jurnal.
    2. Tentukan cakupan paper atau jurnal dari subjek dan hasil yang akan dibahas. Arahkan paper atau jurnal ke tema sesi Anda seperti yang ditunjukkan oleh judul sesi Anda atau dengan instruksi ketua sesi Anda. Serta pertimbangkan hal hal seperti — petunjuk, metodologi, atau gaya penulisan atau yang lainnya.
    3. Identifikasi audiens target dan tentukan latar belakang keilmuan yang dapat Anda asumsikan untuk kelompok tertentu ini. Perhatikan panduan yang diberikan.
    4. Merumuskan runtutan untuk menyajikan informasi yang ditentukan dalam item 2 kepada pembaca yang diidentifikasi dalam item 3. Untuk pembahasan tentang alat bantu yang efektif dalam mengatur paper atau jurnal Anda. Dalam menyusun presentasi, ingatlah hal-hal berikut ini.
Sebelum lanjut, jika saat ini Anda membutuhkan layanan jasa translate jurnal, jasa penerjemah jurnal, jasa translate jurnal internasional, jasa translate jurnal kedokteran, jangan ragu untuk menghubungi kami ya.

Sekarang kita lanjutkan lagi ke poin-poin penting dalam menyusun presentasi.

      1. Bagian metodologi harus menghadirkan informasi terkini tentang teknik yang telah terbukti untuk membangun dan menganalisis riset yang dilakukan.
      2. Pengaplikasian paper ataujurnal harus berhubungan langsung dengan praktik simulasi, dan harus menekankan pelajaran dari nilai yang dapat ditransfer.

B. Buat garis besar untuk mengatur pemikiran Anda serta untuk menyusun presentasi tertulis dan lisan atas pekerjaan Anda.

        1. Paragraf pengantar
          1. Sebutkan subjek paper atau jurnal dengan tepat.
          2. Sebutkan masalah yang akan diselesaikan.
          3. Rangkum hasil dan kesimpulan utama secara singkat.
          4. Jelaskan kepada pembaca bagaimana paper atau jurnal ini disusun.
        2. Bagian utama paper atau jurnal
          1. Bagian utama paper atau jurnalharus disusun dengan cukup detail agar pembaca dapat memahami tentang apa yang Anda lakukan dan bagaimana Anda melakukannya; namun, Anda perlu menghindari pembahasan panjang tentang detail teknis yang mungkin tidak menarik bagi audiens Anda.
          2. Sertakan bagian singkat yang mencakup notasi, informasi latar belakang, dan asumsi utama jika item-item ini dirasa kurang pas kalau dicantumkan di paragraf pengantar.
          3. Sertakan bagian yang membahas tentang metode teoritis dan eksperimental sesuai kebutuhan. Untuk paper atau jurnal aplikatif, Anda harus membahas pengembangan model simulasi — termasuk akuisisi data masukan serta desain, verifikasi, validasi, dan penggunaan aktual dari model simulasi akhir.
          4. Rencanakan bagian hasil untuk melakukan kombinasi teks, gambar, dan tabel yang paling efektif dalam presentasi temuan.
        3. Paragraf kesimpulan
          1. Jelaskan bagaimana hasil teoritis dan eksperimental memiliki hubungan dengan masalah asli. Jelaskan mengapa hasil ini dianggap penting.
          2. Uraikan kesimpulan akhir secara eksplisit dalam bahasa yang sederhana.
Sebelum lanjut, jika Anda membutuhkan layanan jasa translate jurnal internasional, jasa translate jurnal, jasa penerjemah jurnal, jasa translate jurnal kedokteran, jasa translate abstrak, jasa translate hukum atau bidang-bidang lainnya seperti sains, sosial, psikologi, kedokteran hewan, kedokteran gigi, akuntansi, manajemen, bisnis, teknik atau yang lainnya, silakan hubungi kami. Anda bisa menghubungi kami dari kota manapun Anda baik Jakarta, Bandung, Bogor, Yogyakarta, Depok, Semarang, Surabaya, Malang, Jember, Lampung, Makassar, Bali, atau kota-kota lainnya. Yuk kita lanjutkan pembahasan mengenai penulisan paper atau jurnal.

II. Menulis Paper atau Jurnal

A. Susun abstrak secara ringkas, mencakup keseluruhan, dan dapat dipahami dengan baik. Abstrak tidak boleh melebihi 150 kata (bisa berbeda, tergantung dari ketentuan jurnal tertentu), dan tidak boleh berisi referensi atau simbol matematika apa pun.

    1. Rangkum tujuan paper atau jurnal.
    2. Rangkum hasil dan kesimpulannya.
    3. Sebutkan prinsip-prinsip dasar yang mendasari metode teoritis atau eksperimental baru yang dikembangkan dalam paper atau jurnal ini.
    4. Untuk instruksi lengkap bisa dilihat di petunjuk yang diberikan pengelola jurnal tertentu.

B. Tulis bagian selanjutnya dari paper atau jurnal seolah-olah Anda sedang berbicara dengan sekelompok rekan yang tertarik tentang pekerjaan Anda.

      1. Pertimbangkan akurasi dan kejelasan di atas segalanya.
      2. Dalam menulis pendahuluan, Anda harus mengingat petuah dari Knuth, Larrabee, dan Roberts (1989) berikut ini:

Paragraf pembuka harus menjadi paragraf terbaik Anda, dan kalimat pembukanya harus menjadi kalimat terbaik Anda.

Anda tidak dapat mencapai tujuan yang begitu ambisius pada percobaan pertama; alih-alih saat Anda menambahkan bagian baru ke paper atau jurnal, Anda harus meninjau dan merevisi semua bagian yang telah ditulis sejauh ini.

  1. Seperti abstrak, pendahuluan harus dapat dipahami oleh pembaca.
  2. Untuk metodologi paper atau jurnal, latar belakang dapat diletakkan dalam bagian setelah pendahuluan.
  3. Dalam menyusun setiap kalimat, tempatkan informasi lama dan baru di posisi masing-masing, di mana pembaca umumnya berharap menemukan jenis informasi ini.
    1. Tempatkan di posisi topik (yaitu, di awal kalimat) informasi lama yang menghubungkan dengan pembahasan sebelumnya.
    2. Tempatkan informasi baru yang ingin Anda tekankan pada posisi penekanan (yaitu, di akhir kalimat).
    3. Letakkan subyek kalimat di posisi topik, dan subjek segera diikuti dengan kata kerja.
    4. Nyatakan tindakan setiap kalimat dalam kata kerjanya.
Bagi Anda yang saat ini sedang membutuhkan layanan
jasa translate jurnal, jasa translate jurnal internasional, jasa penerjemah jurnal, jasa translate abstrak, jasa translate jurnal kedokteran dan yang sejenis, silakan saja hubungi kami sekarang juga.

4. Jadikan paragraf sebagai unit susunan.

    1. Awali setiap paragraf dengan kalimat yang merangkum topik yang akan dibahas atau dengan kalimat yang membantu transisi dari paragraf sebelumnya.
    2. Berikan konteks untuk pembahasan sebelum meminta pembaca mempertimbangkan informasi baru.
    3. Hindari paragraf yang sangat panjang — yaitu, paragraf dalam satu kalimat dan paragraf yang melebihi 200 kata.
    4. Tempatkan kesimpulan penting pada posisi penekanan di akhir paragraf.
  1. Alokasikan ruang ke topik yang sebanding dengan kepentingan relatifnya.
  2. Untuk metodologi makalah, tekankan konsep penerapan umum yang mendasari prosedur solusi daripada detail teknis khusus untuk masalah tersebut. Hanya sajikan detail teknis dan data yang penting untuk pengembangan.
  3. Untuk aplikasi makalah, tekankan wawasan baru ke dalam masalah yang Anda hasilkan.
  4. Gunakan istilah teknis baku dengan benar.
    1. Untuk penggunaan istilah matematika yang baku, lihat James dan James (1992) dan Borowski dan Borwein (2002). Misalnya, matriks non-kuadrat tidak dapat disebut “ortogonal” meskipun ada dua kolom berbeda dari matriks tersebut yang merupakan vektor ortogonal.
    2. Untuk penggunaan istilah statistic yang baku, lihat Dodge (2003), Porkess (2005), serta Upton dan Cook (2006). Misalnya, fungsi kepadatan probabilitas dari variabel acak kontinu dapat disebut sebagai “kepadatan” tetapi bukan “fungsi distribusi probabilitas” atau “fungsi probabilitas”.
    3. Untuk penggunaan istilah computer yang baku, lihat The Free On-Line Dictionary of Computing (Howe 1993) dan Dictionary of Algorithms and Data Structures (Black 1998).
    4. Untuk penggunaan istilah teknik industry yang baku, lihat Industrial Engineering Terminology (Engineering and Management Press 2000). Misalnya, waktu yang dihabiskan benda kerja di sel manufaktur dapat disebut “waktu siklus” atau “waktu aliran”, tetapi bukan “waktu manufaktur”.
  5. Hindari bahasa seksis yang tidak logis atau berpotensi menyinggung. Lihat Miller dan Swift (2001) untuk pendekatan yang logis tentang masalah ini.
  6. Hindari hal-hal berikut ini —
    1. hal-hal yang berhubungan dengan agama, suku, atau politik;
    2. serangan personal;
    3. klaim berlebihan tentang nilai atau penerapan umum dari pekerjaan Anda; dan
    4. kritik tajam terhadap pekerjaan orang lain.

Bahasa semacam itu tidak memiliki banyak otoritas dalam wacana ilmiah pada kondisi apa pun, dan tidak akan ditoleransi oleh Editor Prosiding. Berkenaan dengan tutorial perangkat lunak, item 3 dan 4 di atas mengharuskan penulis untuk menghindari perbandingan yang menyinggung atas hasil penelitian mereka dengan hasil penelitian pesaing.

Butuh layanan jasa translate jurnal internasional, jasa translate jurnal, jasa penerjemah jurnal, jasa translate jurnal kedokteran, jasa translate abstrak? Hubungi saja kami sekarang.

10. Dalam menulis bagian akhir makalah yang berisi kesimpulan dan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya, Anda harus mengingat pepatah dari van Leunen (1992) berikut:

Ciri dari ringkasan yang baik adalah kejelasan: “Ingatlah ini, wahai pembaca. Nah, begini caranya agar bisa selaras”.

Sekali lagi, sebelum menlanjutkan ke bagian berikutnya, jika Anda butuh jasa translate jurnal internasional, jasa translate jurnal, jasa penerjemah jurnal, jasa translate jurnal kedokteran, dari kampus manapun Anda, baik negeri atau swasta semisal Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, Universitas Jember, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Sumatera Utara, Universitas Sebelas Maret, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Hasanuddin, Universitas Padjajaran, Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Surabaya, atau universitas lainnya.

Sekarang kita lanjutkan pembahasan panduannya ya.

Untuk setiap tabel, buat keterangan yang merangkum isi tabel secara singkat. Beri keterangan secara eksplisit tentang signifikansi angka pada tabel; jangan sampai pembaca menerka-nerka kesimpulan Anda. Lihat bab 13 dari The Chicago Manual of Style (2003) atau bab 16 oleh Day dan Gastel (2006) untuk pembahasan komprehensif tentang cara menyikapi tabel.

  1. Untuk setiap gambar, cantumkan keterangan yang menjelaskan setiap detail dalam gambar — setiap kurva, titik, dan simbol.
  2. Revisi dan tulis ulang sampai kebenaran dan kejelasan setiap kalimat tidak mengandung pertanyaan lagi.
    1. Untuk pertanyaan tentang aturan tata bahasa dan penggunaan bahasa Inggris, lihat Bernstein (1965), Fowler (1965, 1996), Hale (1999), Fowler dan Aaron (2009), O’Conner (2003), Strunk and White (2000), dan Webster’s Third New International Dictionary of the English Language, Una-bridged (1976).
    2. Bagi penutur bahasa Inggris sebagai bahasa kedua, referensi yang sangat membantu adalah Booth (1993), Fowler dan Aaron (2009), dan Huckin dan Olsen (1991).
    3. Untuk pedoman tentang cara menyunting tulisan Anda secara efektif, lihat Cook (1985).
  3. Siapkan referensi yang lengkap dan akurat serta cukup berpengaruh pada penelitian sebelumnya sebagai dasar paper atau jurnal Anda.
    1. Sistem tanggal penulis disesuaikan dengan petunjuk penyedia jurnal.
    2. Dalam menyusun daftar referensi, Anda hendaknya mengupayakan kelengkapan, keakuratan, dan konsistensi. Dengan menggunakan informasi yang tersedia dalam daftar referensi Anda, pembaca yang tertarik dapat dengan mudah menemukan setiap sumber informasi yang dikutip dalam makalah Anda.
    3. Untuk instruksi lengkap tentang pengutipan sumber elektronik, lihat bagian 17.4–17.15 dari The Chicago Manual of Style (2003). Sebagai contoh, bagian 17.9 berisi informasi dasar tentang Uniform Resource Locator (URL); dan bagian 17.11 barisi aturan untuk membagi URL dalam dua baris atau lebih baik dalam teks atau dalam daftar referensi. Banyak contoh spesifik untuk berbagai jenis sumber elektronik yang dapat ditemukan di seluruh bab 17 dari The Chicago Manual of Style (2003).
Sekali lagi, jika Anda saat ini sedang membutuhkan layanan
jasa translate jurnal kedokteran,
jasa penerjemah jurnal, jasa translate jurnal, jasa translate jurnal internasional, jasa translate abstrak, dan yang sejenis, silakan saja hubungi kami sekarang juga.

Hasil akhir versi elektronik dari paper atau jurnal Anda — file Portable Document Format (PDF) yang dihasilkan dari file sumber Word atau LATEX dari paper atau jurnal Anda — dapat mencakup tautan eksternal yang merujuk pada beberapa sumber elektronik yang dikutip di makalah dan dapat diakses secara online.

  1. Jika tautan eksternal aktif, maka akan berwarna merah; dan saat file makalah PDF Anda diakses melalui komputer, pembaca dapat memilih (mengklik) tautan tersebut untuk mengakses materi yang dikutip secara online. Selain itu, dengan memilih (mengklik) tautan eksternal akan mengaktifkan browser Web pembaca dan memuat URL yang relevan ke alamat browser sehingga pembaca dapat melihat sumber informasi yang dikutip. (Tautan eksternal juga dapat digunakan untuk mengaktifkan perangkat lunak email pembaca untuk mengirim pesan ke alamat email tertentu; misalnya, lihat tautan yang dicantumkan di paragraf pertama dokumen ini.)
  2. Jika tautan eksternal tidak aktif, maka akan berwarna hitam; dan tautan semacam itu hanya menampilkan URL materi yang dikutip tanpa menyediakan mekanisme untuk akses online ke materi tersebut.
  3. Jika Anda menggunakan tautan eksternal pada makalah Anda, maka Anda harus memastikan bahwa teks yang ditampilkan untuk setiap tautan eksternal sudah benar dan lengkap sehingga pembaca yang hanya memiliki salinan cetak tetap dapat mengakses materi yang dikutip dengan (teliti) mengetik teks relevan yang ditampilkan dari tautan ke bar alamat browser web atau program email. Ingat bahwa tanggung jawab Anda atas keakuratan dan kelengkapan setiap tautan dalam paper atau jurnal Anda sebanding dengan tanggung jawab Anda atas keakuratan dan kelengkapan setiap kutipan konvensional dari sumber non-elektronik — baik Editor maupun penerbit Prosiding tidak dapat memverifikasi informasi.

G. Lihat Wilson (2002) untuk pembahasan lebih lanjut tentang pertimbangan etis dalam menulis karya ilmiah, antara lain:

    1. mencapai kesepakatan di antara kolaborator tentang siapa yang harus menjadi salah satu penulis paper atau jurnal;
    2. mencapai kesepakatan di antara rekan penulis tentang urutan kepenulisan di byline makalah; dan
    3. penulisan makalah untuk mengantisipasi dan menjawab pertanyaan kunci yang akan diajukan oleh referee dan pembaca makalah.

Butuh layanan jasa penerjemah jurnal, jasa translate jurnal, jasa translate jurnal internasional, jasa translate jurnal kedokteran atau yang terkait, langsung saja menghubungi tim Pro Translasi.

Kita lanjutkan pembahasannya ya.

III. Penggunaan gaya yang alami dan efektif

    1. Alfred North Whitehead (1929) mengungkapkan inti dari masalah gaya penulisan:

Pada akhirnya, kualitas mental adalah yang paling dituntut; maksud saya masalah gaya dalam penulisan. Ini adalah rasa estetika, berdasarkan pada kekaguman akan pencapaian langsung dari tujuan yang telah diperkirakan, sederhana, dan tanpa pemborosan. Gaya dalam seni, gaya dalam sastra, gaya dalam sains, gaya dalam logika, gaya dalam pelaksanaan praktis pada dasarnya memiliki kualitas estetika yang sama, yaitu pencapaian dan pembatasan.

Kurt Vonnegut (1985) melakukan pengamatan tentang gaya menulis yang tidak kalah tajam, sebagai berikut:

Temukan topik yang Anda minati dan yang menurut Anda perlu mendapat perhatian orang lain. Kepedulian yang tulus inilah, dan bukan permainan Anda dengan bahasa, yang akan menjadi elemen paling menarik dalam gaya penulisan Anda.

Untuk mendapatkan gaya penulisan yang alami dan efektif, Anda harus mematuhi prinsip-prinsip berikut yang diuraikan dalam bab 5 oleh Menzel, Jones, dan Boyd (1961):

    1. Menulis dengan sederhana.
    2. Gunakan kalimat aktif.
    3. Gunakan kata-kata bahasa Inggris yang sederhana daripada jargon teknis atau frasa asing yang tidak baku.
    4. Gunakan istilah teknis baku dengan benar.
    5. Hindari kalimat panjang dan paragraf yang sangat panjang (atau terlalu pendek).
    6. Hindari kepatuhan yang berlebihan pada seperangkat aturan untuk penulisan teknis, termasuk aturan yang disebutkan di sini.

Ingatlah bahwa tujuan utamanya adalah mengkomunikasikan ide-ide Anda dengan jelas kepada audiens Anda.

Yang terakhir, bagi Anda yang sedang membutuhkan layanan jasa translate jurnal internasional, jasa translate jurnal, jasa penerjemah jurnal, jasa translate jurnal kedokteran atau yang lainnya baik dari kota manapun Anda seperti Malang, Surabaya, Jember, Bali, Makassar, Semarang, Yogyakarta, Bandung, Lampung, Jakarta, Bogor, atau lainnya, dan dari kampus manapun Anda baik Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, Universitas Jember, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Diponegoro atau kampus manapun, percayakan saja kebutuhan jasa translate jurnal internasional Anda kepada kami.

Scroll to Top
WhatsApp WhatsApp Kami